Breaking News

Peluang Damai Perang Ukraina Terbuka, Putin dan Kyiv Sambut Dinamika Baru

Gambar : Net


Moskow — Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa terdapat peluang untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri perang di Ukraina. Pernyataan tersebut disampaikan pada Kamis (3/9) saat ia berpidato di Eastern Economic Forum (EEF), di tengah harapan Ukraina yang juga menginginkan adanya "dinamika baru" dalam upaya perdamaian.

Berikut adalah poin-poin penting terkait perkembangan situasi tersebut:

1. Pandangan Putin dan Dukungan Internasional

  • Putin menyampaikan rasa terima kasih kepada sejumlah pihak, termasuk Amerika Serikat dan China, yang siap mendukung penyelesaian damai konflik ini.

  • Meski demikian, ia menegaskan bahwa pihak utama yang harus menyelesaikan masalah ini tetaplah negara-negara yang terlibat langsung, yaitu Rusia dan Ukraina.

  • Di sisi lain, Putin menilai beberapa tindakan Ukraina seperti serangan terhadap kapal dagang sipil dan ancaman terhadap pesawat sipil dapat memperumit prospek perundingan damai bilateral.

  • Putin juga mengungkapkan bahwa komunikasi antara Rusia dan Ukraina masih terus berlanjut secara berkelanjutan, terutama melalui saluran intelijen.

2. Harapan dari Ukraina

  • Di Kyiv, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha menyampaikan keyakinannya akan hadirnya dinamika baru dalam upaya perdamaian seiring kembalinya fase aktif keterlibatan politik dan diplomatik di berbagai ibu kota dunia.

  • Sybiha tidak merinci lebih lanjut mengenai perkembangan tersebut dan meminta media untuk terus mengikuti perkembangan berita selanjutnya.

  • Terkait situasi udara dan maritim, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sebelumnya telah memperingatkan bahwa aktivitas drone membuat wilayah udara Rusia berbahaya, namun menegaskan bahwa target mereka hanyalah fasilitas militer.

3. Keterlibatan Negara Lain

  • Perdana Menteri India Narendra Modi sebelumnya telah meminta agar perang di Ukraina diakhiri demi kemanusiaan dan menyatakan bahwa New Delhi siap mendukung penghentian pertempuran.

  • Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar turut menegaskan kembali bahwa negaranya siap membantu proses perdamaian dengan cara apa pun jika diperlukan.

Pernyataan optimistis ini muncul setelah konflik berlangsung sekitar empat setengah tahun, di mana sebelumnya kedua negara sempat meningkatkan serangan jarak jauh serta konflik di laut yang berdampak pada kenaikan harga komoditas global.


 

© Copyright 2026 - Bewara Siliwangi